Suasana Latihan Bersama

Ada yg dari Bogor genjot PP cuma u/ latihan bareng, BSD, bahkan Planet Pluto :D  Latihan sempat bbrapa kali trhenti krn gerimis. Lanjut melantai meski badai mengintai.

Ide awalnya dari Agus, salah seorang sprinter lama Jakarta.

“Mas, gimana kalau anak-anak latihan di velodrome sebelum lomba”

“Siapa yang ngelatihnya Gus? Semua kan sibuk sama pelatnas” ya, saat ini pelatih terbaik sedang getol ‘menghajar’ jajaran atlit terbaik Indonesia di pusat pelatihan.

“Gampang mas, saya juga bisa. Mereka sementara ini perlu basic aja kok”

“Hhhmmm… Iya juga. Yasudah kamu jalankan kalo gitu. Eh, kapan aja?”

“Gimana kalau tiap Senin-Rabu-Jumat?”

“Jamnya? Mereka kan pada sekolah. Jangan sampe ngeganggu belajar mereka lho!”

“Latihan sore, 1 jam cukup kok”

Sip! Komunikasi singkat, keputusan juga cepat. Maka dimulailah proses latihan bersama menjelang #SeAts 5 Januari mendatang. Agus tak sendirian, sesekali dibantu Kohar. Kohar juga merupakan atlit Jakarta asal Subang yang bekerja sebagai PNS, berkantor di Jakarta dan sementara tinggal di area Velodrome.

Awal latihan, kami antusias. Ternyata tak sedikit anak muda usia belasan tahun yang rela genjot jauh-jauh dari pelosok Jakarta. Bintaro, Serpong, Cengkareng, bahkan Bogor. Sungguh, melihat muka semangat calon peserta, sayang bila pelatihan dilakukan setengah-setengah. Langit berkata lain, pada beberapa hari latihan hujan turun. Jadilah Velodrome outdoor mirip layar tancap misbar, alias gerimis bubar. Seiring rutinnya hujan, maka berangsur mengendur peserta yang hadir. Selesaikah hingga di sini? Tidak.

Agus juga ternyata banyak kesibukan di luar. Wajar, dia harus melanjutkan hidup dengan bekerja, sementara melatih di velodrome belum jelas dia akan mendapat bayaran berapa. Melihat ini, kami segera mengambil langkah lain, seorang Priyo Susanto sengaja dipanggil untuk melatih.

Siapa Priyo? Dia adalah atlit Jakarta yang kebetulan sedang melanjutkan kulias S1-nya yang sempat terhenti di UNJ. Sebelumnya dia tinggal di Malang dan melatih tim BMX. Beberapa diantara atlit binaannya adalah Elga Kharisma, Abuamin, Arik Pastur, dan lain-lain. Bersama beberapa pelatih lain, Priyo yang juga atlit Down Hill berhasil mengantarkan atlit BMX Indonesia sukses meraih emas di Sea Games 2011 lalu.

Lho, kenapa atlit Down Hill melatih di velodrome? Gak salah tuh?. Tidak. Dasar bersepeda dimana pun sama. Endurance, handling, power management, dan seterusnya. Toh anak-anak yang berlatih juga mayoritas masih sangat awam mengenai pengetahuan bersepeda secara holistik.

“Tunggu oom, selangkangan saya sakit nih” Teriak salah seorang peserta, lantas keluar dari lintasan.

“Kan sudah dibilangin kalo posisi sadelmu ketinggian. Ngeyel sih” kata pelatih. Nah, ini mayoritas kesalahan calon peserta. Sadel ketinggian, geometri kebesaran, dan lain-lain. Tapi tak jadi persoalan, namanya juga belajar toh, pasti banyak kesalahan.

image  image

Baru kali kedua melatih, Priyo sudah membuat berbagai program dan pengenalan dasar. Endurance, permainan, grouping, bahkan 26 Desember kemarin, banyak peserta antusias menambah jam latihan dengan tes sprint pendek, dan hasilnya menjadi catatan masing-masing peserta.

“Perbaiki catatan waktu! kedepan harus lebih cepat!” Pesan kami.

image

Sprint 1/2 lintasan velodrome lebih sedikit, hanya 200 meter saja. Dari sini mulai lagi keliatan, badan siapa yang lentur, siapa yang lambat, bahkan siapa yang mau muntah karena kelebihan porsi. Kapok? Sama sekali tidak. Raut muka semangat masih jelas. Sebelumnya, saat baru akan mulai, latihan sempat dihentikan karena gerimis. Basah sedikit saja, lintasan dipastikan sangat licin. Bahaya!. Gerimis reda, lintasan belum kering benar, kembali semua turun. Terang saja ada beberapa yang sukses jatuh. Ada yang lecet sampe bikepants-nya sobek. Tapi apa berhenti? Dasar anak bandel, semuanya malah tambah semangat dan saling meledek.

“Mas, nanti kalau saatnya latihan kalau hujan, dikumpulkan saja dan bicarakan teori”

“Siap!” Jawab Priyo pendek.

5 Januari tinggal beberapa hari lagi. Calon peserta beberapa diantaranya sudah mendaftar online. Informasi kembali diluruskan bahwa latihan bersama ini untuk umum, tak hanya bagi yang akan ikut berlomba saja. Kenapa untuk umum diperbolehkan? Pertimbangannya bahwa di luar banyak informasi yang tak tepat mengenai bersepeda. Sementara kami yang kebetulan telah lebih dahulu mengetahui, tentu memiliki kewajiban menyampaikan.

Tiap Senin, Rabu, dan Jumat, sampai sebelum 5 Januari. Silahkan datang langsung ke velodrome Rawamangun pada jam 15:30. Bersama mengukur kemampuan diri, berlatih bersama, saling belajar, atau bahkan sekadar menonton.

Dijamin seru! Dengan catatan kalau gak hujan pastinya. Hehehe…

Advertisements