Surat Terbuka Ketum ISSI Jakarta Terkait Criterium Piala Infanteri 2015

Yang terhormat teman-teman pesepeda di seluruh Indonesia, perkenalkan, saya Dito Ariotedjo. Di dunia sepeda yang saya senangi ini, pengalaman saya terhitung sangat hijau, namun sejak empat bulan lalu ditunjuk oleh  Ketua Umum PB ISSI (Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia), Pak Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Umum ISSI Jakarta. Sebelumnya, saya dan Pak Okto beraktivitas di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), dan di saat rentang waktu yang sama, 2010-2014, beliau melakukan pembenahan di ISSI Jakarta sebagai Ketua Umum. Pendeknya, saya tinggal melanjutkan kerja beliau. Atas dasar pertemanan dan kesenangan tersebutlah pada akhirnya saya menyanggupi penunjukkan.

Awalnya saya pikir pekerjaan “melanjutkan” itu sederhana, tapi ternyata tidak. Prestasi balap sepeda Indonesia, khususnya Jakarta, telah mencapai tingkat Juara Asia. Potensi SDM yang kami miliki juga luar biasa, dan selain itu, kesempatan kita untuk menjadi juara dunia ternyata sangat besar. Tidak sederhana, karena kami, jajaran pengurus baru, MINIMAL harus mempertahankan, bahkan WAJIB berupaya meningkatkan prestasi tersebut. Di sisi lain, menurut survey acak yang kami lakukan, disayangkan sekali bahwa lebih dari 90 persen pengguna sepeda, baik prestasi maupun hobi, ternyata tidak memahami mengenai dunia bersepeda secara holistik. Pengetahuan dan keterampilan tidak didasari pemahaman teoritis mumpuni.

Bukan malah mundur, mendapat tantangan seperti itu saya malah makin semangat. Dukungan mengalir tak hanya dari kawan-kawan pengurus ISSI Jakarta yang didominasi anak muda, tapi juga dari lingkungan TNI, khususnya KOSTRAD (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat). Tak tanggung, salah satu Perwiranya, Kolonel Infanteri Dwi Suharjo mendukung penuh, bahkan bersedia bergabung dalam struktural kepengurusan. Padahal Pak Dwi dalam kesehariannya di Divisi Infanteri 1 Cilodong menjabat posisi cukup strategis, Asisten Intelejen.

Akhir Nopember 2015, kami, ISSI Jakarta diajak memeriahkan Hari Ulang Tahun Divisi 1 yang ke-50 dan merayakan Hari Juang Kartika ke-70. Usai beberapa kali bertatap muka, paparan di depan Panglima Divisi, Bapak Mayor Jenderal TNI Sudirman, akhirnya diputuskan untuk mengadakan kegiatan berbasis lomba agar linier dengan jiwa Infanteri. Criterium sebagai pilihan kami. Pertimbangannya: sejalan dengan jiwa Infanteri, kompetisi, persiapan tak perlu waktu terlalu lama, dan ahli kami miliki. “Siap!” ujar teman-teman di kepengurusan.

Akhirnya jadilah CRITERIUM: PIALA INFANTERI 2015, 19 Desember 2015. Merupakan buah kerjasama satuan tugas ISSI Jakarta dan Divisi Infanteri 1, Cilodong. Acara ini terbuka untuk umum, dan untuk kali pertama Di Indonesia, acara balap sepeda umum membuka kelas khusus bagi prajurit TNI dan POLRI. Mengingat begitu pendeknya persipan, Kami kira animonya bakal biasa saja, paling banyak 100 peserta, tapi ternyata, di hari-hari terakhir peserta yang mendaftar membludak melampaui angka lebih dari 500! “Sepanjang karir saya memimpin lomba, paling banyak 380 peserta” Ujar Pratomo Setyadi, biasa dipanggil Tomo, yang dalam lomba kali ini kami percayakan memimpin wasit pertandingan.

Acara ini sengaja kami kemas untuk umum, tak khusus bagi atlet karena sifatnya memperkenalkan dunia balap sepeda kepada masyarakat umum dan khususnya jajaran prajurit TNI dan POLRI. Dengan demikian, peraturan UCI internasional pun kami anggap belum bisa diterapkan sepenuhnya. Bersyukur, Ketua Umum ISSI Jakarta, Pak Okto, tak mempermasalahkan dan mendukung penuh gelaran ini.

Tak berhenti di 19 Desember saja, sepanjang 2016 mendatang kami telah mengagendakan acara rutin berseri yang akan digelar di berbagai tempat, di berbagai genre sepeda, salah satunya tentu saja di Cilodong. Balap jalan raya, Track, BMX, sepeda gunung, semuanya!  Tak hanya itu, pelatihan bagi para pelatih juga telah diagendakan. Kami anggap ini perlu agar pemahaman teoritis mengenai bersepeda bisa tersebar merata ke seluruh Indonesia, dan pelatih-pelatih tersebut bisa menyebarkan kembali kepada saudara sebangsa kita lainnya.

Terkait sponsor, dengan persiapan begitu pendek, tak mungkin mencari ke mana-mana. Akhirnya kami bergotong royong bekerja dan bergerak ala infanteri. Ada yang menyumbang uang, waktu, tenaga, pikiran dan ada juga wara-wiri menjemput beberapa kawan sponsor yang menyumbang barang-barangnya sebagai hadiah. Semua bekerja tak mengenal lelah.

Di tengah situasi Bangsa Indonesia yang konon terus menerus dipecah belah dari berbagai sudut, inilah upaya kecil dari kami, anak-anak muda, untuk maju ke depan bermodal semangat membela negara tanpa embel-embel kepentingan apapun, apalagi politik praktis. Upaya kecil mempersatukan seluruh komponen Bangsa dengan media sederhana…, sepeda.

Setulus hari kami memohon dukungan dari teman-teman semua. Tak kuat rasanya memikul tanggungjawab sebesar ini jika hanya kami sendirian menyusuri jalan. Mari bantu ramaikan. Ini bukan acara ISSI Jakarta, bukan acara DivIf 1 Kostrad, ini acara seluruh rakyat Indonesia, acara kita semua.

Selamat Ulang Tahun ke-50, Disivi Infanteri 1 dan Selamat Hari Juang Kartika ke-70!

Untukmu Indonesia

Atas nama Satgas Criterium Piala Infanteri 2015: ISSI DKI Jakarta – DivIf 1 Kostrad

Dito Ariotedjo | @Dito_Ariotedjo
Ketua Umum ISSI Jakarta, 2015-2019

 

 

Advertisements