Ryan Ariehaan Hilmant

Ryan saat melahap tanjakan (foto: FB Ryan)

Ryan saat melahap tanjakan (foto: FB Ryan)

Nama Ryan Ariehaan tak asing di dunia balap sepeda Indonesia, bahkan Asia. Bapak tiga anak asal Garut kelahiran 1978 ini telah mencoba seluruh genre balap sepeda dengan rangkaian prestasi Internasional.

Pada dua kali Sea Games berturut-turut, yaitu 2009 dan 2011 lalu, Ryan beserta tim Indonesia berhasil menyumbangkan medali emas dan medali perak bagi Indonesia dari cabang sepeda jalan raya.

Tiap tahun Indonesia memanggilnya sebagai pasukan inti tiap kali ajang kejuaraan internasional hendak diikuti. Tak hanya itu, berbagai klub ternama Asia beberapa kali mendaulatnya sebagai salah satu atlet untuk memperkuat tim mereka.

Di sesi latihan, Ryan terkenal biasa saja, namun saat berlomba membela negara, Dia pasti akan berusaha mati-matian hingga melampaui titik maksimal.

Pada Tour de Singkarak Juni 2013 lalu, Ryan didaulat sebagai Kapten tim Pelatnas Indonesia. Tim ini ditugaskan sebagai juara umum, atau setidaknya urutan kedua dibawah Iran. Sayang, pada etape kedua, menjelang finish dia mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan tulang clavicula-nya patah. Akibat kejadian itu, Ryan dinyatakan tak lagi mampu meneruskan pertandingan di etape Tour de Singkarak selanjutnya.

Belum genap satu bulan usai operasi, Ryan telah kembali ke barak Pelatnas Sea Games di Jogjakarta. Dia bergabung dengan lainnya untuk kembali berlatih memperkuat tim Indonesia yang tengah digodok, dipersiapkan untuk membela Indonesia di Sea Games 2013, Myanmar.

Inilah Ryan Ariehaan, atlet Jakarta, salah satu putera terbaik Indonesia dari cabang balap sepeda.

Advertisements

One response to “Ryan Ariehaan Hilmant

  1. Pingback: Criterium Piala Infanteri 2015, Sebuah Lomba ‘Tak Sengaja’ | ISSI Jakarta·

Comments are closed.